Segala sesuatu itu bukan tentang Uang

Saat berjumpa dengan seseorang (orang penting), ikut terlibat dalam kepanitiaan suatu acara, saya seringkali ditanya, “Eh kamu dapat berapa? Ada komisinya ngga?” Biasanya, saya hanya tersenyum saja. Klasik. “Yah, rugi donk kalau kamu nggak dapat uang. Buat apa sibuk ikut-ikutan sana sini kalau ngga ada uangnya?”

Well guys, saya ingin memberitahu bahwa tidak segala sesuatu harus diukur dengan materi atau uang. Ngga munafik, siapa orang di dunia ini, yang tidak menginginkan uang? Tapi, jangan jadikan uang menjadi prirotas utama di dalam segala aktivitas yang kamu lakukan. Banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang. Mendapatkan teman baru, jaringan baru, dan terlebih lagi pengalaman. Semua hal itu tidak bisa dibeli dengan uang.

Nikmati setiap prosesnya,dan hasil yang baik akan mengikutinya 🙂

Share

Seandainya waktu bisa diputar kembali

Infinity-Time1

Semua dari kita pasti pernah memikirkan tentang hal ini. “Seandainya waktu bisa diputar kembali, pasti saya akan….”

Setiap orang, termasuk saya, pasti pernah mengalami penyesalan dalam hidup dan berharap waktu dapat diputar kembali. Apakah mungkin?

Tidak, waktu tidak mungkin dapat berputar kembali. Dan sadarkah bahwa sebenarnya apa yang telah terjadi di dalam hidup, itu membawa perubahan untuk diri kita yang sekarang? Kalau tidak ada hal-hal buruk yang terjadi di masa lalu, mungkin tidak ada kita yang hari ini. Kalau tidak ada kegagalan-kegagalan yang kita lewati, mungkin saja kesuksesan tidak ada bersama kita hari ini.

Seandainya waktu bisa diputar kembali, maka tidak akan ada lagi orang yang melakukan kesalahan. Kesalahan yang kita lakukan di masa lalu adalah pengalaman. Pengalaman, adalah guru terbaik yang menjadikan kita seperti hari ini.

Tidak, waktu tidak akan berputar kembali. Waktu terus berjalan, waktu tidak pernah menunggu kita satu detik pun. Ia terus berjalan dan lewat di dalam kehidupan kita.

Waktu tidak akan pernah kembali. Do what you can, with the best you have. Spend your time with your family and friends. Love yourself, and never regret. Coz’ time will never come back.. Never come back…

 

Share

Penyesalan selalu datang terlambat

Ya iya, kalau datang tepat waktu namanya bukan penyesalan, dan kalau datang di awal namanya bukan penyesalan, tapi pendaftaran 😀

Setiap manusia pasti pernah mengalami yang namanya penyesalan. Sudah berbuat sesuatu eh ujung-ujungnya nyesal. “Kenapa dulu saya ngelakuin hal ini ya? Kalau tau gini akibatnya, pasti ga bakalan saya ulangi.” Ya KALAU TAU. Kalau tau hasilnya bakalan begini dan begitu, kita ya nggak bakalan melakukan kesalahan.

Setiap manusia pasti pernah mengalami penyesalan. Karena penyesalan itulah, manusia bisa belajar agar tidak lagi melakukan kesalahan yang sama, agar tidak timbul penyesalan yang sama pula.

Udah terjatuh sekali, masa harus terjatuh lagi di lubang yang sama? #thinktwice

Bagaimana caranya agar tidak mengalami penyesalan? Ya berpikir dulu baru bertindak. Tapi kalau masih terjadi penyesalan itu, ya berarti kita yang harus mengoreksi diri. Lihat dimana salah kita, evaluasi diri, dan bercermin pada diri sendiri.

Cara agar tidak terjebak dalam penyesalan adalah dengan melihat penyesalan itu sebagai sebuah pembelajaran. Pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Your beloved friend,

Fenny Wongso

Share

Never give up!

Seberapa sering kita mengeluh dalam hidup? Sering.

Wajar, karena kita adalah manusia biasa, yang bisa merasakan capek dan seringkali kita ingin menyerah dan pasrah begitu saja dengan keadaan saat ini. Seberapa banyak dari kita yang menyerah saat sesuatu hampir selesai kita kerjakan? Hanya karena satu dan lain hal, yang kecil, membuat mental kita jatuh, dan semuanya gagal. Semuanya musnah..

Kita juga tidak tahu betapa dekatnya kita dengan keberhasilan saat kita gagal. Ya memang tidak mudah. Apalagi saat kegagalan menerpa diri kita, seringkali kita ingin berhenti saja. Menyerah saja. Sudah gagal, ngapain dicoba lagi? Toh nanti gagal lagi.

Kata-kata itu sering terlintas di pikiran saya sendiri. Rasanya kalau udah banyak masalah yang datang dalam hidup, otak kecil ini terus saja mengiangkan kata “Just give up and don’t try again.” Tidak mudah menghilangkan kebiasaan ini, sampai sekarang. Saya juga pernah merasa bahwa saya tidak mampu, saya tidak bisa, dan segala racun-racun negatif itu datang dengan begitu cepatnya.

Ada begitu banyak orang-orang yang bisa dijadikan panutan. Teman-teman, keluarga, ataupun mereka yang tidak kita kenal. Satu dari mereka akan terus mencoba dan mencoba lagi. Saya ingat ada satu guru saya pernah berkata, “Jika kamu gagal, berbahagialah. Karena jatah kegagalanmu sudah hampir habis. Coba lagi.” “Sampai kapan?” “Sampai kamu berhasil!” jawabnya dengan begitu tegas.

Beliau benar. Saat kita gagal, saat kita bersedih, kita boleh capek. Kita boleh marah, kita boleh menangis. Tapi JANGAN PERNAH MENYERAH! Karena kalau kita menyerah, kita KALAH!

Never give up
Never give up
Share

Learn from Mistakes

I believe, tidak ada manusia di dunia ini yang tidak pernah melakukan kesalahan, baik secara sadar maupun tidak. Karena manusia, jadi wajarlah melakukan kesalahan. Kesalahan itu sendiri adalah relatif, sama dengan kebaikan. Salah dan benar menurut satu orang belum tentu sama dengan orang yang lainnya.

Tapi kalau menurut saya, definisi kesalahan adalah suatu perbuatan yang kita lakukan, yang kemudian merugikan orang lain dan berdampak negatif kepada orang atau makhluk lain. Bukan hanya orang lain, tapi juga diri sendiri. So, bisakah manusia terlepas dari kesalahan? Menurut saya, TIDAK AKAN PERNAH BISA!

Selama kita hidup, kita pasti selalu melakukan kesalahan. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita belajar untuk tidak melakukan kesalahan itu lagi. Belajar dari kesalahan diri sendiri dan belajar juga dari kesalahan orang lain. Belajar untuk memperbaiki diri, menjadi pribadi yang lebih baik lagi daripada sebelumnya.

Karena kesalahan, kita belajar. Karena kesalahan, kita bisa mengevaluasi diri. Karena kesalahan, kita mempunyai kesempatan untuk mengubah diri kita menjadi lebih baik lagi.

Yes! 🙂

Share