Mengubah Kebiasaan

Masing-masing dari kita mempunyai kebiasaan, seperti kebiasaan mendengarkan lagu sebelum tidur, kebiasaan berolahraga setelah bangun tidur, kebiasaan menggiggit kuku, sampai kebiasaan merokok, dan masih banyak lagi kebiasaan lainnya. Namun, pasti dalam diri kita juga pasti ada kebiasaan buruk, misalnya sifat malas. Sifat itu bisa berupa malas bangun pagi, malas berolahraga, dll.

ManusiaSampai kapan manusia dikotakkan?. Read more ... » adalah makhluk kebiasaan. Oleh karena itu, tidak mudah untuk mengubah sebuah kebiasaan menjadi sebuah kebiasaan yang lain. Ini tidak lepas dari pengaruh kekuatan pikiran kita yang super canggih ini. Menurut para pakar, pikiran bisa diklasifikasikan menjadi 2 macam, yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Kebiasaan kita diawali dengan pikiran sadar, yang melakukan sesuatu secara terus menerus, yang pada akhirnya menjadikan kegiatan terus menerus itu meresap masuk ke dalam  pikiran bawah sadar kita. Jika sesuatu kegiatan pikiran sudah diterima oleh alam bawah sadar, maka kita akan dikendalikan olehnya.

Oleh karena itu, semua yang kita pikirkan dan kita lakukan secara sadar akan selalu sepadan dengan apa yang sudah tersimpan baik di dalam pikiran  bawah sadar kita. Itulah yang kita sebut sebagai kebiasaan.

Susahkah mengubah kebiasaan13 Cara Mengubah Kebiasaan Buruk dalam Hidup. Read more ... »? Jawabannya, ya. Sangat susah. Otak kita sudah “terprogram” untuk melakukan satu hal sehingga itu membentuk rutinitas (kebiasaan) kita. Dan itu terjadi secara berulang-ulang setiap hari dalam diri kita. Bagaimana mungkin kita yang sering bangun siang malah disuruh bangun jam 5 pagi setiap hari? Bagaimana mungkin kita yang bahkan jogging aja malas, mau disuruh angkat barbel dan berlari treadmill setiap pagi? Well, memang tidak mudah. Tapi bukan berarti tidak mungkin kan? Pastilah dibutuhkan tekad dan komitmen besar untuk bisa mengubah suatu kebiasaan dengan suatu kebiasaan lainnya. Untuk mengganti kebiasaan yang lama yang buruk dengan kebiasaan baru yang lebih baik.

Kebiasaan sebenarnya merupakan pola tingkah laku yang dilakukan berulang-ulang sehingga pikiran kita dengan senang akan merespons hal itu, kemudian secara otomatis pikiran juga senang memerintahkan kembali dengan terus menerus, yang akan menjelma menjadi sebuah tindakan. Pola pikiran yang demikian itulah menyebabkan terjadinya sebuah kebiasaan. Oleh karena itu, untuk mengubah kebiasaan, kita harus mengubah pola pikir kita terlebih dulu. Untuk itu kita harus punya pengganti “kebiasaan lama” dengan “kebiasaan baru”, sehingga itu lebih memudahkan kita dalam proses mengubah kebiasaan; dibandingkan jika kita hanya ingin menghapus atau menghilangkan kebiasaan tanpa penggantian dengan memberikan penggantinya. Pikiran kita tidak bisa menghapus sepenuhnya kebiasaan yang sudah lama terbentuk. Tetapi jika kita terus menerus memasukkan pola-pola yang kuat untuk ditanamkan, maka pola ini akan melemahkan pola-pola lama yang tidak diharapkan, ingin diubah/diganti ; kemudian tingkah laku kita akan berubah mengikuti pola-pola yang baru dan memunculkan kebiasaan-kebiasaan yang baru.

Ada beberapa tips untuk mengubah kebiasaan buruk, yang akan saya posting di artikelPentingnya Judul dalam sebuah tulisan. Read more ... » saya selanjutnya.

- – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – -

Silahkan tinggalkan komentar Anda di bawah, atau Anda bisa menghubungi saya lewat e-mail : FW@fennywongso.com dan silahkan berbincang-bincang dengan saya melalui Twitter atau Facebook.

Your beloved friend,

Fenny WongsoThank you Aplaus!. Read more ... »

 

Incoming search terms:

  • mengubah kebiasaan
  • cara mengubah karakter lewat kebiasaan
  • cara mengubah kebiasaan bangun siang
  • alam bawah sadar untuk mengubah kebiasAan
  • merubah kebiasaan malas bangun pagi
  • menghilangkan kebiasaan malas baru
  • kebiasaan bangun siang
  • cara merubah kebiasaan pake pikiran alam bawah sadar
  • Cara Menghilangkan Kebiasaan Malas Di suruh
  • bawah sadar menjelma

One thought on “Mengubah Kebiasaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>